Perbedaan WiFi Dengan Hotspot

SisKom Center - Masih dengan pembahasan dan materi yang sama dengan sebelumnya yaitu Jaringan Nirkabel. Pada kesempatan kali ini penulis akan mengulas mengenai Apa sih Perbedaan Antara WiFi Dengan Hotspot? OK. Tanpa basi-basi ya, SisKomers ^_^ Langsung saja menuju ke topik pembahasannya ya.
http://siskom-center.blogspot.com/
  • WiFi
Singkatan dari Wireless Fidelity yaitu suatu pengembangan dari istilah Hi-Fi. Wi-Fi merupakan teknologi jaringan nirkabel yang digunakan di seluruh dunia. Wi-Fi mengacu pada sistem yang menggunakan standar 802.11, yang telah dikembangkan oleh IEEE dan telah dirilis pada tahun 1997.

Dalam jaringan Wi-Fi, komputer dengan kartu jaringan wifi yang terhubung tanpa kabel ke perangkat router nirkabel. Router akan tersambung ke internet melalui modem, biasanya kabel atau model DSL. Setiap pengguna dalam jarak sekitar 61 meter dari titik akses kemudian dapat terhubung ke internet, meskipun dengan kecepatan trasfer yang baik, jarak sekitar 30,5 meter atau kurang lebih baik. Kadang kala juga pengecer akan menjual penguat sinyal wireless yang memperpanjang jangkauan jaringan nirkabel.

Jaringan ini memilik 2 metode dalam pengaksesan :
  1. Open : Siapa saja dapat menggunakannya dan terhubung ke jaringan
  2. Closed : Dibutuhkan password untuk mengakses dan terhubung ke dalam jaringan
Area yang diselimuti dengan akses nirkabel ini sering disebut dengan area hotspot nirkabel. Wi-Fi adalah teknologi yang dirancang untuk memenuhi sistem komputasi ringan masa depan dengan mongkonsumsikan daya yang minimal. PDA, laptop, dan berbagai macam aksesoris dirancang untuk wifi-kompatibel. Bahkan ada juga ponsel dalam pengembangan yang akan beralih mulus dari jaringan selular ke jaringan wifi tanpa mengabaikan panggilan masuk.

Itu tadi beberapa ulasan mengenai WiFi. Bagaimana dengan Hotspot ? Yuk ... Lanjut lagi, SisKomers ^_^
  • Hotspot
Merupakan definisi untuk daerah yang dilayani oleh satu atau lebih dari Access Point Wireless LAN dengan standart 802.11a/b/g, dimana pengguna dapat masuk ke dalam jaringan tersebut secara bebas dan mobile menggunakan perangkat sejenis notebook, PDA atau yang lainnya. Hal yang perlu diperhatikan ketika membangun sebuah kawasan Wireless Area yaitu konfigurasi serta persyaratan apa yang harus dipenuhi serta untuk siapa Wireless Area diperuntukan.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain yaitu :
  1. Ukuran lokasi cakupan
  2. Dengan adanya ukuran ini akan menjadi pertimbangan awal yang sangat menentukan dalam membangun Area Wireless Hotspot. Dengan menentukan area cakupan, akan dapat dipilih peralatan access point mana yang dapat melayaninya. Beberapa access point diperlukan untuk menyediakan area dengan cakupan yang lebih luas.

  3. Jumlah pengguna
  4. Dalam melakukan layout hotspot, jumlah pengguna dapat digunakan untuk menentukan serta memperkirakan kepadatan pengguna pada kawasan tersebut. Kepadatan ini dapat diukur dari jumlah pengguna per-kawasan. Disampung itu juga jumlah pengguna, hal yang lebih penting adalah pola pengguna sasaran yang dituju, sehingga akan dapat ditentukan pula target minimum bandwitdh per-user yang nantinya aktif.

  5. Model penggunaan
  6. Faktor ini merupakan tipe aplikasi yang digunakan oleh pengguna yang akan terhubung pada jaringan hotspot tersebut. Contohnya model pada aplikasi kampus akan berbeda dengan aplikasinya dibandingkan dengan yang ada di hotel, atau di kafe-kafe yang menyediakan hotspot. Kebutuhkan apa yang dapat digunakan sebagai standar minimal bandwitdh yang dibutuhkan untuk menyediakan ketersediaan resource bankwitdh, yang akan menjadi faktor utama dalam menentukan kapasitas minimal bankwitdh internet yang digunakan.
Huft, sudah Panjang kali Lebar penulis mengulasnya mengenai Perbedaan WiFi Dengan Hotspot nih ... Jadi, buat SisKomers yang masih ragu atau bingung dengan WiFi dan Hotspot semoga lebih paham dan mengerti ya. Jari mulai keriting ... Muhehe. Akhir kata penulis ucapkan terima kasih dan semoga bermanfaat ^_^

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama